web tracker

Tips Investasi Produk Pasar Modal Syariah, Bagaimana Ya?

Tips Investasi Produk Pasar Modal Syariah, Bagaimana Ya?pedestrianjambi.com – Agama Islam punyai panduan yang mendetail soal ketetapan ekonomi bagi umatnya. Berasal dari sini kami mengenal perbankan syariah dan asuransi syariah, di mana keberadaan keduanya menjadi pemecah kebimbangan muslim pada operasi bank dan asuransi konvensional. Tapi, apakah ada yang namanya investasi syariah? Apakah investasi sendiri diperbolehkan di dalam Islam dan jika iya, apa saja produknya?

Investasi berdasarkan Hukum Islam

Pengertian investasi sederhananya ialah menaruh pinjaman modal kepada corporate atau project yang memerlukannya dengan mengharapkan imbal hasil jika yang dipinjamkan mencapai sasaran yang diinginkan.

Berasal dari cara investasi saham dan model investasi lainnya, “Mungkin risiko” yang selalu ada  menjadi hal yang memicu seorang muslim ragu di dalam berinvestasi. Terutama Islam melarang adanya unsur pertaruhan atau ketidakjelasan di dalam sebuah transaksi.

Sesudah itu. apakah ini signifikan investasi itu haram? Meski ada ulama yang melarang aktivitas investasi, beberapa ulama justru memperbolehkannya. Tetapi, ada syarat yang perlu dipenuhi seorang investor, yang mana hal ini masuk didalam prinsip investasi syariah.

Apa Itu Investasi Syariah?

Di Indonesia, prinsip investasi syariah diterbitkan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (Dsn-Mui) di dalam Fatwa Nomor 40/Dsn-Mui/X/2003 yang sesudah itu dikonversi ke ketentuan OJK No.15/Pojk.04/2015

Jika kami lihat fatwa diatas, investasi syariah merupakan style investasi yang punya batasan disesuaikan hukum syariat. Dikarenakan mengacu pada hukum Islam, maka investasi yang anda melaksanakan pun tidak sebebas investasi konvensional, walaupun pada penerapannya terbilang mirip.

Batasan itu bisa anda ketahui berasal dari faktor apa saja yang menyebabkan sebuah investasi bertentangan dengan prinsip investasi syariah.

Faktor yang Bertentangan dengan Investasi Syariah

Pengertian investasi syariah bisa lebih anda pahami dengan menyadari apa saja hal-hal yang bertentangan dengan hukum Islam di dalam lakukan transaksi jual beli.

Lebih dari satu investasi di bursa pengaruh sebaiknya anda hindari bila udah memiliki kandungan unsur-unsur berikut.

1. Perdagangan atau transaksi dengan penawaran dan/atau permintaan palsu

Salah satu cara investasi adalah dengan perdagangan atau transaksi penawaran. Hal ini bisa berlangsung bila ada harga saham yang sengaja dinaikkan sebagian pihak dan diiringi rekomendasi atau info positif yang dilebih-lebihkan.

Teknik ilegal yang disebut pump-and-dump ini (Atau biasa ditemukan didalam saham gorengan) bisa menjadi jebakan empuk bagi investor pemula.

2. Perdagangan atau transaksi yang tidak disertai dengan penyerahan barang dan/atau jasa

Investasi pada emiten atau peminjam saham yang tidak menyadari menjual sesuatu mesti anda hindari. Hal ini layaknya dijelaskan didalam hadis Ibnu Majah yang melarang jual beli buah yang belum layak mengkonsumsi.

3. Perdagangan atas barang yang belum dimiliki

Hal ini mengenai dengan teknik short selling. Teknik ini ditunaikan dengan meminjam pengaruh atau saham pada corporate sekuritas untuk sesudah itu dijual lagi.

Peminjam ini melakukannya dengan mengharapkan bila harga saham itu akan turun. Lalu, dia bisa membeli lagi saham yang serupa dengan meraih fungsi berasal dari selisih yang didapatnya berasal dari penurunan harga.

4. Pembelian atau penjualan atas efek yang menggunakan atau memanfaatkan informasi orang dalam dari emiten atau perusahaan publik

Info orang di dalam di sini ialah mereka yang punyai kabar material (Berupa kabar berupa naik turunnya harga) yang belum ada di publik. Cara investasi saham ilegal ini disebut insider trading. Hal ini bersifat merugikan dan memiliki kandungan pidana gara-gara hanyalah memberi faedah pada segelintir pihak.

5. Transaksi marjin atas efek syariah yang mengandung unsur bunga (riba)

Riba sudah jelas dilarang dalam agama Islam. Hal ini tidak terkecuali juga berlaku dalam berinvestasi. Maka dari itu, kamu perlu menghindari emiten yang menerapkan metode riba dalam usahanya.

6. Perdagangan atau transaksi dengan tujuan penimbunan (ihtikar)

Didalam transaksi di bursa pengaruh, penimbunan sanggup berjalan melalui pooling interest dan cornering.

Pooling interest dijalankan dengan tujuan mengakibatkan sebuah pengaruh terkesan likuid (Gampang diperdagangkan). Tetapi, pada kenyataannya, saham itu cuman dijual dan dibeli sekelompok anggota bursa dampak yang mirip guna menciptakan acuan (Benchmark) baru pada saham itu.

Cornering merupakan tindakan manipulasi yang memicu harga sebuah saham seolah tinggi. Sesudah itu, pelakunya akan sebabkan penawaran yang memicu harganya turun.

Cara cornering mampu menjebak investor publik yang melaksanakan short selling gara-gara harganya akan naik lagi dan mereka wajib membayar di harga yang lebih mahal.

7. Melakukan perdagangan atau transaksi yang mengandung unsur suap (risywah)

Efek tindakan suap didalam suatu investasi juga benar-benar besar dan merugikan bagi investor. Pasalnya, emiten yang tidak higienis berasal dari korupsi paham akan merugikan investor gara-gara tidak sanggup memprediksi saham berasal dari corporate yang tidak stabil itu.

8. Transaksi lain yang mengandung unsur transaksi haram lainnya 

Transaksi haram yang dimaksud adalah spekulasi (Gharar), penipuan (Tadlis) terhitung menyembunyikan kecacatan (Ghisysy), dan upaya untuk merubah pihak lain yang memiliki kandungan kebohongan (Taghrir).

Berasal dari syarat-syarat di atas, anda kemungkinan akan merasa kesulitan didalam menentukan di mana anda akan menanamkan modal investasi yang bersamaan dengan hukum Islam. Tetapi, anda tidak kudu risi.

Karena, udah ada forum dan profesi penunjang manajemen investasi syariah. Di antaranya ada platform trading online berbasis syariat, pakar syariah bursa dampak, dan manajer investasi syariah.

Selain itu, ada pula efek syariah yang bisa disesuaikan dengan model investasimu.

Berbagai Efek Syariah dalam Investasi Syariah

Beberapa efek berikut telah mengikuti hukum syariat sehingga bisa jadi rujukan investasi yang bisa kamu pilih. Adapun di antaranya:

Saham-saham di Daftar Efek Syariah

Daftar ini dibuat OJK atau Pihak Penerbit Daftar Pengaruh Syariah. Di dalamnya tidak terlibat emiten bertentangan dengan syariat Islam, layaknya jasa keuangan ribawi dan produsen alkohol.

Tak sekedar itu, Indeks Saham Syariah Indonesia (Issi) dan Jakarta Islamic Index (Jii) bisa jadi rekomendasi untukmu yang mau berinvestasi dengan saham syariah yang bagus.

Sukuk atau obligasi syariah 

Obligasi ini merupakan suatu sertifikat penyertaan yang dibuat pemerintah. Pemerintah bisa beroleh dana berasal dari investor untuk pengeluaran negara yang tidak mempunyai kandungan unsur judi, riba, atau ketidakpastian di dalamnya.

Berbeda dengan obligasi konvensional yang berwujud kupon atau bunga, sukuk lebih mengarah pada kegunaan bagi hasil. Sukuk juga bisa berupa akad sewa didalam bentuk kupon atau fee dengan harga yang udah tetap semenjak pertama diterbitkan.

Reksa Dana Syariah 

Reksa dana syariah diatur oleh manajer investasi syariah dengan product yang dijamin oleh Dewan Pengawas Syariah (Dps). Manajemen investasi syariah di reksa dana juga dikelola unit spesifik dengan tetap memilihkan emiten dengan standing yang baik.

Dana Investasi Real Estat Syariah (DIRE Syariah) 

DIRE syariah merupakan investasi dengan aset berupa real estat yang disesuaikan dengan prinsip investasi syariah. Investasi real estat ini ditujukan untuk properti yang memberikan pendapatan sewa. Properti yang dimaksud bisa berupa pasar swalayan, hotel, dan rumah sakit.

Karena diinvestasikan pada properti yang disewakan, manfaat yang didapat investor pun berasal dari biaya sewa yang dibayarkan tenant atau pihak penyewa. Pembayaran yang diterima pemegang unit DIRE syariah diberikan secara bertahap dengan pembagian dividen minimal 90 persen dari laba bersih.

>>Ketahui Kapan Waktu yang Tepat untuk Mulai Trading Saham!<<

Karena merujuk pada konsep syariah, investasi real estat ini melarang investasi pada tanah atau properti yang masih belum bisa dioperasikan. Selain itu, real estat di luar Indonesia dan yang masih dalam sengketa juga tidak diperbolehkan.

Itulah cara investasi syariah. Dari penjelasan di atas, kamu bisa lebih mengenal dan tahu cara memilih produk investasi syariah yang benar dan tepat. Kamu juga bisa mengunduh aplikasi RHB Tradesmart Syariah di App Store atau Play Store.

Check Also

Download Kisi-kisi Ujian Madrasah UM Tahun Pelajaran 2021/2022

Download Kisi-kisi Ujian Madrasah UM Tahun Pelajaran 2021/2022

pedestrianjambi.com - Kisi-Kisi Ujian Madrasah (Um) tahun Pelajaran 2021/2022 sudah diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. Kisi-Kisi Ujian Madrasah Th Pelajaran 2021/2022 itu tertuang didalam Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor B-350/Dj.I/Dt.I.I/Pp.00/02/2022 tertanggal 14 Februari 2022. Di di dalam Surat Edaran disampaikan bahwa untuk menaikkan mutu penyelenggaraan evaluasi hasil studi pada [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.