Masyarakat Kota Jambi Gelar Aksi Terkait Penaikkan PDAM

0
43

Kota Jambi, PJ – Aliansi Masyarakat Kota Jambi kembali menggelar aksi damai dalam rangka menyikapi kebijakan PDAM Tirta Mayang yang menaikan tarif sebesar 100%. Aksi damai tersebut bertempat di simpang IV Bank Indonesi (BI) Telanaipura Jambi, Rabu (13/3)

Dalam aksi ini, mereka menuntut kebijakan Walikota dan PDAM Tirta Mayang yang sudah menaikan tarif PDAM yang mencapai 100% sehingga mencekik ekonomi masyarkat di Kota Jambi.

Seperti yang disampaikan dalam rilis mereka yang berisi tentang fakta hukum Peraturan Walikota (Perwal) 45 Tahun 2018 di duga tidak sesuai atau dinyatakan cacat.

Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (permendagri) No. 71 Tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum terdapat pada pasal 3 ayat 1 huruf (a) yang berbunyi, “penetapan tarif untuk standar kebutuhan pokok ir minum disesuaikan dengan kemampuan membayar pelanggan yang berpenghasilan sama-sama dengan upah minimum Provinsi. Serta tidak melampaui 4 persen dari pendapatan masyarakat pelanggan”. (Disini jelas UMK Provinsi Jambi Rp. 2. 600.000. Persenasenya sangat jauh dari perwal tersebut).

Ada juga terdapat pada pasal 26 ayat 2 huruf F yang berbunyi, ” kajian dampak kenaikan beban perbulan kepada kelompok-kelompok pelanggan”. Sejauh ini yang kita ketahui bahwa pihak PDAM tidak pernah melakukan kajian terlebih dahulu.

Selanjutnya, dalam pasal 27 ayat 5 dalam hal kepala daerah memutuskan tarif lebih kecil dari usulan yang diajukan Direksi. Sebagaimana dimaksud pada ayat 4, yang mengakibatkan tarif rata-rata tidak tercapainya pemulihan biaya secara penuh. Pemerintah daerah wajib menyediayakan kebijakan subsidi untuk menutup kekuranganya melalui APBD. Menurut mereka Disini jelas bahwa pemerintah bisa memberikan subsidi kepada masyarakat.

Dalam hal tersebut ini Aliansi Masyarakat Kota Jambi, menuntut 3 poin atas kenaikan PDAM, yakni mereka meminta turunkan tarif PDAM segera mungkin, mencabut Pereal 45 tahun 2018 dan kepada DPRD kota jambi untuk segera gunakan hak angket, terkait kenaikan tarif PDAM Tirta Mayang kota Jambi.

nantinya merekan akan kembali lagi melakukan aksi ini di Kantor Walikota Jambi pada Senin (18/3) mendatang. “Apabila aksi pada hari senin tanggal 18 Maret 2019 tersebut tetap tidak ada tanggapan, maka aliansi ini akan melakukan tindak nginap yakni dengan mendirikan tenda dan menginap halaman kantor walikota jambi,” pungkas salah satu pendemo.

Andre

LEAVE A REPLY