Fachrori Umar Bakal Dilantik Bersamaan dengan Gubernur Jatim dan Riau

0
277

PESESTRIANJAMBI.COM – Jika tidak aral melintang Plt Gubernur Jambi H Fachrori Umar bakal dilantik pada 14 Februari mendatang yang mana pelantikan Fachrori Umar telah masuk dalam usulan Kementrian Dalam Negeri RI yang juga akan bersamaan dengan gubernur terpilih Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya, Emil Dardak, mulai menemukan titik terang.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah mengusulkan pelaksanaannya kepada istana.

“Diusulkan tanggal 14 Februari,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik Piliang kepada Jawa Pos kemarin (6/12). Jika disetujui istana, itu berarti akan melampaui masa akhir jabatan gubernur Jatim periode 2014-2019 yang habis pada 12 Februari 2019.

Sebagaimana ketentuan UU Pemda, untuk menghindari kekosongan kepemimpinan di sela-sela waktu sampai pelantikan, bisa dilakukan pengangkatan pelaksana harian (Plh) gubernur. Biasanya diisi sekretaris daerah.

Pelantikan pasangan gubernur terpilih Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya, Emil Dardak diusulkan pada 14 Februari 2019.

Akmal menambahkan, pemilihan tanggal 14 Februari 2019 merupakan usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Rencananya, pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jatim disatukan dengan pelantikan gubernur-wakil gubernur Riau hasil pilkada 2018, yaitu pasangan Syamsuar-Edy Natar.

Selain itu, ada pelantikan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar menjadi gubernur. Hal itu terjadi setelah gubernur sebelumnya, Zumi Zola, sudah divonis bersalah dan kasusnya telah inkracht. “Saat ini wakil gubernur jadi Plt,” imbuhnya.

Meski demikian, lanjut Akmal, semua itu baru usulan yang disampaikan pihaknya. Sedangkan tanggal definitifnya masih menunggu arahan. “Kita tunggu kesediaan waktu Bapak Presiden (Joko Widodo),” katanya.

Akmal menambahkan, jika pada tanggal tersebut presiden berhalangan, opsi yang diambil bukan memajukan, melainkan memundurkan. “Bisa saja mundur. Jadwal beliau sibuk sekali,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dari 17 provinsi yang menggelar pilkada 2018, baru 12 gubernur-wakil gubernur yang dilantik. Yakni gubernur-wakil gubernur Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Pasca pelantikan gubernur Jatim dan Riau Februari nanti, masih ada tiga kepala daerah lagi yang dilantik selanjutnya: gubernur Maluku, Maluku Utara, dan Lampung. Ketiganya baru dilantik pada Maret dan Juni mendatang.

(Jppn.com)

LEAVE A REPLY